Senin, 26 November 2018

Little Chief Goes To The Barbershop buku bacaan anak anak agar senang cukur rambut

Siapa yang punya anak lelaki susah banget cukur rambut ?
Siapa yang punya anak lelaki kalau di ajak ke barbershop perlu banyak rayuan dan iming-iming ?
Kalau ada pertanyaan seperti itu saya tunjuk tangan paling tinggi.
Yup , anak saya tuh Habibie ( 5 tahun 9 bulan ) susah banget  kalau di ajak cukur rambut . Perlu seminggu buat ngerayu dia cukur rambut , selalu ada aja alasan buat dia bilang " Cukur rambut nya ntar aja Bunda " , haduh sampai cekot cekot kepala rasa nya harus pakai cara apalagi buat ngajak dia ke barbershop.

Sampai akhirnya tanggal 19 November 2018 kemarin saya dapat undangan launching buku LITTLE CHIEF GOES TO THE BARBERSHOP di CHIEF Barber , Coffee and Artspace Jl.Kemang Raya no.27D




Buku Little Chief Goes To The Barbershop  adalah buku yang menceritakan tentang seekor anak landak kecil yang takut di ajak ayahnya untuk mencukur rambut . Apa saja yang terjadi dan selama proses cukur rambut , dan bagaimana perasaan sang anak setelah selesai cukur rambut . Buku nya di tulis dalam bahasa Inggris yang sangat ringan dan sangat mudah di pahami oleh anak-anak yang membaca nya .


Bersama sang penulis Tascha Liudmila


Buku Little Chief Goes To The Barbershop adalah karangan dari Tascha Liudmila . Tascha Liudmila sendiri lebih di kenal sebagai presenter berita televisi . Pada tahun 2015 , Tasca Liudmila juga meluncurkan buku pertama nya yang berjudul Screen Time . Buku Screen Time sendiri menggambarkan kehidupan keluarga modern yang meski secara fisik selalu terlihat bersama , tetapi tidah pernah berkomunikasi satu sama lain karna sibuk dengan gadget . Screen Time mengajak anak dan orang tua untuk kembali memperkuat interaksi sosial di dunia nyata dan membatasi waktu screen time ketika berkumpul bersama keluarga. Buku Little Chief adalah karya kedua Tascha Liudmila bersama illustrator Inez Tiara setelah sukses sebelumnya di buku Screen Time (2015)

Dalam launching buku kedua Tascha Liudmila kemarin yang berjudul Little Chief Goes To The Barbershop . Buku ini merupakan kolaborasi Tascha bersama sang suami Oky Andries yang merupakan salah satu founder dari Chief Company , Perusahaan yang bergerak di bidang industri barber dan grooming product untuk laki-laki.


Bersama Oky Andries , salah satu founder Chief Company


Buku ini di buat berdasarkan survei Chief  Company pada tanggal 11 - 12 November 2018 pada 208 responden orang tua usia 24 - 45 tahun , dimana 4 dari 10 anak laki-laki usia 1 - 10 tahun takut ketika tau akan di cukur rambutnya dan 40% responden mengaku anaknya takut terhadap bunyi dan getaran alat clipper nya atau alat cukur rambutnya itu sendiri . Karna justru itu membuat sensasi geli dan tidak nyaman .

Sejalan dengan itu , psikolog anak Elizabeth Santosa menjelaskan bahwa ketakutan anak mencukur rambut lebih kepada tidak terbiasa bertemu dengan orang asing dan apa yang akan di kerjakan selama proses mencukur rambut . Elizabeth Santosa juga menjelaskan orang tua bisa mulai mengajak anak nya datang sehari sebelum si anak cukur rambut agar si anak dapat mengetahui bagaimana proses mencukur rambut , alat apa yang di gunakan dan siapa yang akan mencukur rambut disana supaya pas si anak datang mencukur rambut dia sudah dalam keadaan siap dan paham seperti apa cukur rambut itu .

(kiri-kanan) Bintang Tamu , Illustrator , Penulis Little Chief , Founder Chief Company , Psikolog , MC 

Dalam Launching buku kemarin turut hadir aktor Ringgo Agus Rahman dan presenter Irgi Fahrezi . Banyak cara yang di lakukan Ringgo untuk mengajak anaknya Bjorka ke barbershop tapi berujung nangis setiap di beri tahu kalau akan di cukur rambutnya . Berbeda dengan Ringgo , Irgi Fahrezi punya cerita kalau anaknya Zian ( 9 tahun ) punya banyak alasan untuk menolak cukur rambut sampai akhirnya dia bersedia cukur rambut karna ternyata rambutnya sudah di potong sama gurunya di sekolah .
Irgi Fahrezi dan anak nya saat di wawancara



Sedikit cerita tentang Chief Company . Chief Company didirikan tahun 2013 oleh dua kakak beradik Oky Andries dan Fatsi Hakim . Berawal dari cabang pertama Chief Barbershop di kawasan senopati Jakarta Selatan , sekarang Chief sudah memiliki 4 cabang ( Erlangga , Ciragil , Cipete , Kemang )

Menurut Oky Andries selaku Marketing Director Chief Company , grooming bagi laki-laki ideal nya  di perkenalkan sejak kecil supaya anak terbiasa menjaga kebersihan , kerapihan dan kedisiplinan diri yang di harapkan bisa melekat hingga sang anak tumbuh menjadi laki-laki dewasa.


Buku Little Chief dan Pomade khusus anak-anak


Buku Little Chief Goes To The  Barbershop sendiri dapat di beli di seluruh cabang Chief di Jakarta Selatan : Erlanga , Ciragil , Cipete dan kemang atau melalui official store Chief di e-commerce . Buku Little Chief Goes To The Barbershop di jual sepaket dengan pomade khusus anak-anak yang memiliki aroma wangi loh dan pasti anak anak suka .

Terima kasih sudah mampir membaca , sampai ketemu di ceritayulia selanjutnya








Rabu, 24 Oktober 2018

Pilihan cerdas popok ramah lingkungan untuk si kecil

Setiap Orang Tua yang sedang menunggu kelahiran buah hatinya pasti menginginkan hal yang terbaik  . Bahkan sudah terpikirkan jauh-jauh hari dari sang buah hati masih di dalam kandungan . A sampai Z perintilan perlengkapan bayi juga sudah di siapkan termasuk diaper atau popok sekali pakainya . Pasti di pilihkan diaper yang terbaik . Nah orang tua itu termasuk saya sendiri , dari Habiba masih dalam perut sampai sekarang  berusia 18 bulan dan dia  masih menggunakan diaper  ternyata saya masih berusaha menemukan diaper yang terbaik untuk dia.

Karna  menjadi permasalahan tersendiri bagi saya dalam proses pemilihan yang cocok dan sesuai untuk si Habiba . Menurut saya mencari popok yang cocok dan tidak membuat iritasi buat Habiba  seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.

Permasalahan yang sering saya alami selama habiba memakai diaper mungkin juga di alami oleh ibu-ibu di luaran sana . Seperti iritasi di area paha dan bokong , bekas jiplakan karet di pinggang atau daya serap dan daya tampung yang tidak bagus . Karna permasalahan itu tentu saja membuat Habiba  menjadi tidak nyaman dan rewel . Daya serap dan daya tampung diaper nya juga kadang tidak bagus , sering kali diaper yang dia pakai terlihat seperti gelembung dan bocor.
Kok bisa ya diaper yang Habiba pakai bisa sampai bocor padahal baru di pakai 1-2 jam .

Sebenarnya apa saja sih pertimbangan nya dalam memilih diaper yang benar . Tentu nya  banyak sekali pertimbangan nya karna setiap ibu selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya , seperti:
1. Tidak menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pewangi dan dioxin atau pemutih kertas
2. Memiliki daya serap dan daya tampung yang tinggi
3. Berbahan dasar yang lembut
4. Menggunakan diaper yang tepat ukuran , tidak kebesaran dan tidak kekecilan

Pertimbangan memilih diaper di atas saya peroleh dari dr.Yasmina D.Kumala,SpKK dalam acara Meet n Greet BAMBO NATURE  yang berlangsung pada tanggal 22 Oktober 2018 kemarin di Ninety Nine Restaurant .


Selain membicarakan tentang memilih diaper yang benar dr.Yasmina juga membicarakan tentang cara mengganti diaper.
Cara menganti diaper / popok sekali pakai yang baik dan benar , seperti :
1. Ganti popok secara rutin 3 - 4 jam sekali
2. Segera ganti diaper jika sudah tercium bau feses
3. Hindari menggosok / menggesek permukaan kulit terlalu kencang karna dapat menyebabkan iritasi
4. Keringkan menggunakan tissue atau handuk dengan cara di tepuk tepuk secara perlahan
5. Pastikan keadaan kulit sudah benar benar kering saat akan di pakaikan popok yang baru


Selain dr.Yasmina turut hadir pula Bapak Amir siaw latif selaku direksi PT.Citra Sukses Selalu yang ternyata  juga mempunyai pengalaman memiliki anak yang berkulit sensitif .  Bahkan Bapak Amir sampai melakukan riset hingga akhirnya bertemu dengan Bambo Nature . Jadi Bapak Amir  mengerti betul bahan popok sekali pakai yang baik untuk anak itu seperti apa . Dan Bapak Amir pun sebagai bapak siaga merekomendasi untuk penggunaan popok di malam hari menggunakan model tapes supaya saat penggantian diaper tidak menggangu tidur sikecil.



Bambo Nature diaper
Lalu apa itu BAMBO NATURE ?
BAMBO NATURE
adalah salah satu produk popok sekali pakai yang paling ramah lingkungan karna 95% bahan dari popok ini bahan bahan yang dapat di daur ulang kembali dan dapat terurai sendiri selama 1-2 bulan , maka dari itu Bambo Nature diaper bisa disebut Eco friendly produk .

Bambo Nature diaper yang masih baru 

Bambo Nature Diaper yang penuh
Apa saja keistimewaan Bambo nature :
1. Bambo Nature  memiliki bahan yang sangat lembut
2. Memiliki bentuk yang tipis tapi memiliki daya serap yang tinggi
3. Memiliki ukuran yang pas bila di pakai pada anak karna ukuran Bambo Nature berpatokan pada ukuran berat badan anak
4. Eco friendly , yang terpenting tidak berbahaya utuk lingkungan
5. Bisa di sobek di segala sisi
6. Tulisan pada diaper Bambo Nature food grade ingredient
7. Ada indikator pipis

Uji coba Bambo Nature diaper yang memiliki daya serap dan daya tampung yang tinggi Bapak Amir menuangkan 400 cc air 

Perbedaan Bamboo Nature diaper yang baru dan penuh 400 cc air 


Untuk Bambo Nature sendiri memiliki 2 tipe yaitu

1.  Bambo Nature diaper tipe tapes yang memiliki ukuran
- Size 1 untuk berat badan anak 2-5 kg
- Size 2 untuk berat badan anak 3-6 kg
- Size 3 untuk berat badan anak 4-9 kg
- Size 4 untuk berat badan anak 7-18 kg
- Size 5 untuk berat badan anak 11-25 kg
- Size 6 untuk berat badan anak 15-30 kg

2. Bambo Nature diaper tipe training pants yang memiliki ukuran
- Size 5 untuk berat badan anak 12-20 kg
- Size 6 untuk berat badan anak 18+    kg



Bambo Nature diaper tipe tapes dan training pants

Untuk pemasaran Bambo nature sendiri saat ini  baru tersebar di area Jabodetabek dan kota kota besar lain nya seperti Bandung , Surabaya , Makassar dan Bali .
Untuk informasi jelas nya bisa di lihat juga di website resmi nya Bambo Nature di www.bambonature.co.id

Terima kasih sudah mampir membaca dan semoga informasi nya bisa membantu .

















Selasa, 16 Oktober 2018

Jalan jalan pertama ke Bandung

Siapa yang suka jalan jalan ? Pastinya semua suka kan ya . Apalagi pergi jalan jalan nya bareng keluarga . Wah pasti quality time banget nih . Nah sama hal nya dengan saya , suami dan anak-anak . Ini jadi moment yang sangat kita tunggu-tunggu . Karna ini jalan jalan pertama kita berempat . Iya, pertama kali .

Nah , banyak hal yang saya dan suami diskusikan   sebelum memutuskan mau pergi jalan-jalan kemana .

Apa aja sih yang perlu dipersiapkan ?

1. Tujuan
Ini pasti yang pertama muncul di otak  kalau mau berfikir jalan jalan . Yap , dan keluarga  kita memilih untuk jalan jalan ke Bandung selama 3 hari 2 malam .

2. Dana jalan-jalan
Sebelum kita pergi jalan jalan di bulan Juli lalu . Kita sudah nabung dulu kurang lebih 3 bulan . Supaya dana yang kita post untuk keperluan lain tidak di ganggu gugat , kita buat post khusus untuk jalan jalan .

3. Transportasi
Memilih transportasi yang nyaman untuk berpergian jarak jauh sangatlah penting. Apalagi bawa 2 orang anak yang lagi aktif sekali.  Maka dari itu  kita memilih untuk naik kereta api . Supaya bisa liat pemandangan yang indah. Anak-anak pasti senang naik kereta yang jaraknya lumayan jauh dan jarak tempuh lumayan lama . Dan terbukti anak anak senang , apalagi Habiba yang mondar mandir aja kerjaannya di dalam kereta . Jangan lupa transportasi untuk keliling Bandungnya dipikirkan juga ya. Dan selama di Bandung kita keliling keliling nya naik angkot dan taksi online .
kita naik kereta ekonomi murah meriah dan nyaman 
                   

MyHabibieHabiba

4. Hotel
Cari hotel yang terjangkau pastinya. Yang masuk dalam budgeting post jalan jalan pastinya . Kita survey di beberapa e-commerce buat nyari diskon dan referensi tempat . Dan akhirnya kami memilih untuk menginap di Hotel Mutiara yang jaraknya gak jauh dari stasiun dan bisa di tempuh hanya dengan berjalan kaki . Kenapa kita cari yang deket stasiun ? Biar gak keburu buru aja pas pulangnya .

5. Wisata daerah
Cari referensi atau informasi tempat wisata di daerah yang kalian tuju .Supaya memudahkan kalian menyesuaikan waktu selama liburan .
Alun-alun Bandung

Farm House
Alun-alun Bandung


Di Bandung kita cuma mengandalkan Google map dan nanya orang . Hari pertama kita ke alun alun Bandung yang ada Masjid Raya Bandung naik taksi online pulang nya naik angkutan umum tanya aja yang tujuan nya ke stasiun Bandung . Hari kedua kita ke farmhouse house naik angkutan umum yang tujuan nya ke Lembang naik nya persis dari depan hotel . Sampai di farmhouse ternyata tiket masuknya cukup terjangkau ya plus tiketnya bisa di tukar susu , wah senang nya maklum ibu ibu gak mau rugi . Pulang nya kita naik angkot mampir dulu ke Cihampelas Walk  buat makan  dan nyari oleh oleh lalu pulang lanjut naik angkot lagi .
Hari ketiga cukup menikmati fasilitas hotel aja sih sarapan , berenang sekalian packing pulang karna kereta kita jadwalnya siang .

Anak anak kelihataan seneeng banget , maklum kita jarang rekreasi . Hahahaha
Perjalanan liburan emang berkesan banget buat kita sekeluarga , dari berangkat ke Bandung sampai pulang ke Jakarta lagi.

Nah kalian udah bikin rencana liburan kemana nih ? Liburan penting loh biar gak sumpek sumpek banget . Gak perlu jauh jauh yang Deket juga jadi kok . Kalau kita udah rencana nih mau liburan lagi tapi tetap yaa nabung dlu .

Jadi , selamat merencanakan liburan teman teman .

Minggu, 14 Oktober 2018

siapa saya

Haii , perkenalkan saya Yulia Rahmawati
Ibu Rumah Tangga , Ibu anak  dua dan istri dari Bapak Widiyanto .
Anak pertama saya namanya Habibie , Anak kedua saya namanya Habiba . Kayak anak kembar ya namanya tapi gak kok mereka beda usia 4 tahun 3 bulan . Btw  kenapa akhirnya saya bikin blog ? Pasti dikira karena mau ikut ikutan ya . Tapi bukan itu kok alasannya . Sebenarnya sudah lama mau buat blog tapi karena kesibukan saya sebagai IRT mengatur waktu senggang buat nulisnya susah banget , jadi baru sekarang terealisasikan . Lagi pula gak ada salahnya kan kalau IRT juga mau nambah temen , nambah wawasan . Ibu ibu jaman sekarang mending melakukan hal-hal yang positif dan berfaedah daripada ikut ngerumpi dan ngegosip . Mungkin nanti akan banyak banget kekurangan dari tulisan yang akan saya tulis di blog ini , tapi namanya juga belajar . Saya akan berusaha dan terus belajar di tengah kesibukan saya pastinya .  Maafkan jika banyak kekurangan dan semoga dapat bermanfaat dengan  apa yang akan saya tulis di sini nanti . Terima kasih

Salam Kenal , Yulia

Add caption